Perasaan Kosong Namun Terlalu Penuh Untuk Memulai
Hallo Semua,
Sebelumnya sedikit info ini adalah postingan pertama ku di blog ini. Disini aku tidak sedang sharing tentang tips, trik atau bahasan tentang sesuatu yang berat atau berdasar. Aku hanya ingin membagikan apa yang aku rasakan akhir-akhir ini untuk menghilangkan jenuh.
Pernah ga sih kalian ngerasa kosong tapi juga penuh diwaktu bersamaan. Terlalu kosong untuk terlihat tapi juga terlalu penuh untuk memulai sesuatu. Dua hal ini yang sedang aku rasakan, aku merasa kosong, hampa, dan sepi ditengah hiruk pikuk aktivitas yang sedang aku jalani. Energi ku habis entah kemana untuk merasakan apa yang disebut bahagia. Tetapi aku juga merasa terlalu penuh dan load untuk memulai sesuatu demi menciptakan bahagia atau kesenangan itu sendiri.
Rutinitas sama yang berulang mungkin penyebabnya, atau justru terlalu banyak aktivitas sehingga aku merasakan dua hal ini, aku pun ga tahu. Atau aku butuh space untuk mengistirahatkan pikiran yang tidak berhenti ini.
Kecemasan juga sering melengkapi kosong dan penuh pikiran ini. Aku sudah berusaha mengatasi nya dengan mencoba memaksa diri melakukan sesuatu, namun semuanya tidak berbuah hasil.
Aku bahkan sempat menghubungi bantuan layanan psikolog juga, namun yang ada dibenak ku justru perasaan takut judgement dari tenaga ahli. Aku tidak tahu apakah terlalu berlebihan atau tidak, namun semuanya nyata aku rasakan.
Apa semua ini yang disebut mati rasa? atau suatu proses yang memang sering terjadi pada orang diusia ku yang menginjak quarter ini?
Aku tahu dengan aku menulis semua ini, tidak memutuskan apa-apa, tapi kalau boleh jujur ini sedikit buat aku lega. Dan semua tulisan ini akan aku simpan hanya menjadi daft tapi tidak untuk dipublikasikan, karena aku merasa tidak akan memberikan manfaat pada orang lain (kecuali aku berubah pikiran).
Aku hanya berharap, semua orang yang mengalami fase yang sama dengan aku, diberi kekuatan dan kesadaran bahwa Tuhan tidak akan meninggalkan hambanya apapun keadaan nya. So, jangan nyerah ya, buat diri aku sendiri juga jangan nyerah inshaAllah kita pasti bisa lewatin proses ini.
I trust u, UnAiDi.
Komentar
Posting Komentar